Yaumul Hasyr

Yaumul Hasyr atau Mahsyar adalah hari ketika orang-orang dari seluruh dunia dari zaman Nabi Adam hingga orang-orang dari nabi yang hidup, Muhammad berkumpul bersama di suatu tempat. Tempat pertemuan ini disebut pengadilan Mahsar. Sumber : berdoa.co.id

Jadi ketika hari penghakiman tiba dan semua makhluk hidup di dunia ini disapu bersih, malaikat Izrail akan meniup sangkakala untuk kedua kalinya.

Pukulan pertama adalah tanda kehancuran seluruh alam semesta dan isinya adalah Hari Penghakiman.

Dalam pukulan kedua ada tanda kebangkitan manusia setelah kematian. Baik orang yang meninggal ketika itu terjadi pada Hari Penghakiman atau orang yang meninggal sebelumnya.

Kesalahan terjadi setelah manusia dibangkitkan dari kematian. Di Mahsyar manusia akan menderita dan membutuhkan waktu lama untuk menunggu penghakiman Tuhan.

Manusia yang tumbuh dan berkumpul di Yaumul Hasyr atau Mahsyar berada dalam kondisi rusak dan tidak berpakaian.

Nabi berkata:

Informasi lebih lanjut

Ini berarti:

“Manusia akan dikumpulkan pada Hari Penghakiman tanpa pangkalan, tanpa pakaian dan tanpa pakaian.”

Dari hadits orang dapat membayangkan betapa dia akan menderita jika dia hangat tanpa pakaian dan sepatu. Tetapi mereka akan berpakaian dan yang pertama akan menerima nabi Ibrahim.

Nabi berkata:

Ini berarti:

“Sebenarnya, orang pertama yang berpakaian pada Hari Kebangkitan adalah Abraham.” (HR. Bukhari).

Setelah mendapatkan pakaian mereka, mereka akan melintasi kamp Mahsyar. 1 hari di kamp Mahsyar adalah 1000 tahun di dunia. Orang bisa membayangkan berapa lama untuk berada di Hasyr atau Mahsyar yaumul.

Yaumul Hasyr

Sementara di Mahsyar, ada orang yang berjalan, ada yang naik, ada yang menyeret langkah mereka sesuai dengan praktik keagamaan mereka di dunia.

Nabi berkata:

إِنَّكُمْ تُحْشَرُوْنَ رِجَالاً وَرُكْبَانًا وَتُجَرُّوْنَ عَلَى وُجُوْهِكُمْ

Ini berarti:

“Sebenarnya kamu akan dikumpulkan (di ladang) berjalan, dan beberapa akan berada di dalam kendaraan, dan beberapa akan terseret di wajahmu.” (Disebut oleh at-Tirmidzi).

Pada hari itu, semua orang akan dihakimi oleh Tuhan. Hari itu juga disebut hari hukuman sejati.

Allah berfirman dalam Al Qur’an surat Al Kahfi ayat 47:

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْه

Ini berarti:

“Dan (ingat) hari ketika kami berjalan di pegunungan dan kamu akan melihat bumi yang rata dan kami akan mengumpulkan seluruh umat manusia, dan kami tidak akan meninggalkan satupun dari mereka.” (QS. Al-Kahfi: 47).

Kondisi seluruh umat manusia di Yaumul Hasyr adalah bahwa rata-rata orang akan mengalami ketakutan besar, karena semua manusia hanya akan mengingat diri mereka sendiri dan mengingat setiap dosa yang telah mereka lakukan selama hidup mereka.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al Mujadilah ayat 6:

َوْْمْْمْْ مثْمْْْْْ مْمثمممثْْ

Ini berarti:

“Pada saat Tuhan membangkitkan mereka semua, dia memberi tahu mereka apa yang telah mereka lakukan. Allah mengumpulkan (perbuatan) dari perbuatan, tetapi mereka melupakan mereka. Dan Allah adalah Yang Mahakuasa.” (QS. Al-Mujadilah ayat 6).

Di Yaumul Hasyr matahari akan berada tepat di atas kepala pria itu. Bagi banyak yang melakukannya, dia tidak akan tenggelam oleh keringatnya sendiri.

Tetapi bagi banyak orang yang telah melakukan hal-hal buruk dalam hidup mereka, mereka dapat tenggelam karena keringat mereka.

Pada masa Yaumul Hasyr, syekh masih memiliki kesempatan untuk merayu, orang-orang yang tergoda akhirnya akan memasuki kebutuhan dukun.

Tetapi pria yang dicobai ini adalah mereka yang dalam hidupnya tidak percaya kepada Tuhan. Karena bagi orang percaya, ia dapat melindungi dirinya dari godaan neraka di mana saja dan kapan saja.

Bagi mereka yang menjalani kehidupan mereka sepenuhnya dengan mematuhi perintah-Nya dan menghindari pelarangannya, maka di Yaumul Hasyr atau di kamp Mahsar mereka tetap damai.

Bagi mereka yang mencari dan percaya meski diliputi kecemasan tetapi tidak begitu mendalam.

Bahkan bagi mereka yang percaya bahkan ketika matahari berada di atas kepala mereka, mereka hanya akan sedikit berkeringat. Itulah sebabnya Tuhan berjanji kepada hamba-Nya yang taat.

Jadi di Yaumul Hasyr atau dalam perjalanan ke kemah Mahsyar, di sinilah semua orang menunggu giliran mereka untuk diilhami oleh Tuhan.